detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 23/02/2013 10:20 WIB

2 Korban Tewas Kecelakaan di Cianjur Berhasil Diidentifikasi

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Korban sementara kecelakaan di Cianjur berjumlah 15 orang. Polisi baru berhasil mengidentifikasi dua korban meninggal.

"Baru 2 korban yang bisa diidentifikasi," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Martinus Sitompul dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Sabtu (23/2/2013).

Dua korban tersebut pertama atas nama Ahmad Noval Fauzi (24), pekerjaan Satpol PP, warga Kp. Cipadang RT.01/05 Desa Bangbayang, Cianjur. Kedua atas nama Zaenal Samsudin (29), pekerjaan swasta, warga Kp. Cipaku RT.03/01 Desa, Cisarandi Kp Cipaku, Warungkondang.

Martinus mengatakan peristiwa itu berawal dari kendaraan truk bermuatan oli yang meluncur dari arah Sukabumi ke arah Cianjur menabrak motor dan angkot yang ada di depannya dan menabrak kendaraan yang berlawanan arah. Kemudian truk tersebut membanting ke kanan dan menabrak pagar rumah penduduk sebelah kanan terbalik. Lokasi kecelakaan tepatnya di Desa Bangbayan Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur.

"Korban tewas berjumlah 15 korban dengan rincian 8 laki-laki 8 dan 7 perempuan," paparnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mpr/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%