Sabtu, 23/02/2013 10:20 WIB

2 Korban Tewas Kecelakaan di Cianjur Berhasil Diidentifikasi

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Korban sementara kecelakaan di Cianjur berjumlah 15 orang. Polisi baru berhasil mengidentifikasi dua korban meninggal.

"Baru 2 korban yang bisa diidentifikasi," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Martinus Sitompul dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Sabtu (23/2/2013).

Dua korban tersebut pertama atas nama Ahmad Noval Fauzi (24), pekerjaan Satpol PP, warga Kp. Cipadang RT.01/05 Desa Bangbayang, Cianjur. Kedua atas nama Zaenal Samsudin (29), pekerjaan swasta, warga Kp. Cipaku RT.03/01 Desa, Cisarandi Kp Cipaku, Warungkondang.

Martinus mengatakan peristiwa itu berawal dari kendaraan truk bermuatan oli yang meluncur dari arah Sukabumi ke arah Cianjur menabrak motor dan angkot yang ada di depannya dan menabrak kendaraan yang berlawanan arah. Kemudian truk tersebut membanting ke kanan dan menabrak pagar rumah penduduk sebelah kanan terbalik. Lokasi kecelakaan tepatnya di Desa Bangbayan Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur.

"Korban tewas berjumlah 15 korban dengan rincian 8 laki-laki 8 dan 7 perempuan," paparnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mpr/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close