detikcom
Rabu, 20/02/2013 12:07 WIB

Dipta dari Keluarga Kaya, Saat SMA Sudah Nyetir Mobil Sendiri

M. Rizal - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Dipta Anindita ikut terseret kasus yang membelit suaminya, Irjen Djoko Susilo. Dipta dicegah KPK ke luar negeri. Statusnya masih saksi. Sayangnya Dipta tak pernah mau berbicara soal kasusnya. Bagaimana sosok Dipta sesungguhnya?

Seperti dikutip dari majalah detik, Rabu (20/2/2013), Dipta adalah putri sulung dari dua bersaudara pasangan Joko Waskito dan Dyah. Joko Waskito bekerja sebagai konsultan minyak di Yaman.

Sedangkan Dyah adalah seorang dosen di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Dyah meninggal sekitar tahun 2004 karena sakit. Dipta lahir pada 10 Mei 1989 dan mempunyai seorang adik laki-laki. Ia tumbuh besar di sebuah rumah besar berpagar besi di Jalan Pinang 4, RT 004/RW 5
Kelurahan Cemani, Grogol, Sukoharjo. Dipta tinggal di rumah itu hingga lulus SMA. Pada 2008, ia meminta surat pindah alamat ke Manahan, Solo.

"Praktis semenjak minta pindah alamat, saya tidak tahu lagi keadaan dia," ujar Suwardi, Ketua RT setempat. 


Keluarga Dipta dikenal sebagai keluarga yang kaya raya. Maklumlah ayahnya yang bekerja sebagai konsultan pengeboran minyak di Yaman tentu bergaji besar. Sumber majalah detik yang dekat dengan keluarga Dipta mengungkapkan, Joko Waskito juga berbisnis tanah dan memiliki sejumlah mobil Mercy.

Ia juga memiliki motor gede (moge). "Pokoknya dia kaya raya," ungkap sang sumber.

Sayang Joko Waskito hingga kini belum bisa dimintai konfirmasi. Nomor handphone-nya tidak bisa dihubungi. Kakak kelas Dipta di SMA 1 Solo, Dina, menuturkan, Dipta sudah menyetir mobil sendiri sejak masih SMA. Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%