detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 13:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 20/02/2013 01:20 WIB

Bocah Korban Penculikan di Deli Serdang Tewas Dibunuh Penculiknya

Khairul Ikhwan - detikNews
Ilustrasi
Medan - Selo Nababan, bocah berusia empat tahun yang menjadi korban penculikan dua hari lalu, tewas dibunuh penculiknya. Tubuh korban ditemukan dalam goni plastik malam ini.

Wakapolres Deli Serdang, Kompol Ahyan mengatakan mayat korban ditemukan sekitar pukul 21.45 WIB tadi malam. Lokasi penemuan itu tak jauh dari rumah korban di Dusun VII, Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

"Dengan bantuan anjing pelacak, malam ini telah ditemukan keberadaan korban sudah menjadi mayat dengan posisi berada di dalam karung pupuk," kata Ahyan kepada wartawan, Selasa (19/2/2013) malam.

Lokasi penemuan mayat ini, kata Ahyan terletak di belakang rumah tetangga korban. Hasil identifikasi awal, korban yang berada dalam goni itu memang Selo.

Ahyan mengatakan jenazah korban dibawa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi untuk diautopsi.

Selo yang merupakan anak pasangan Sahar Nababan dan Kasma Br Manurung diduga diculik sekitar pada Minggu (17/2/2013) sore. Terakhir kali terlihat dia sedang bermain di sekitar rumahnya, namun saat dicari untuk disuruh pulang, Selo tak ditemukan.

Belakangan ayahnya menerima SMS dari nomor seluler yang meminta tebusan Rp 2 miliar jika anaknya ingin selamat. Tebusan itu tak bisa dipenuhi keluarga karena kondisinya yang bukan berasal dari kalangan berada.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rul/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%