Detik.com News
Detik.com
Rabu, 20/02/2013 01:20 WIB

Bocah Korban Penculikan di Deli Serdang Tewas Dibunuh Penculiknya

Khairul Ikhwan - detikNews
Bocah Korban Penculikan di Deli Serdang Tewas Dibunuh Penculiknya Ilustrasi
Medan - Selo Nababan, bocah berusia empat tahun yang menjadi korban penculikan dua hari lalu, tewas dibunuh penculiknya. Tubuh korban ditemukan dalam goni plastik malam ini.

Wakapolres Deli Serdang, Kompol Ahyan mengatakan mayat korban ditemukan sekitar pukul 21.45 WIB tadi malam. Lokasi penemuan itu tak jauh dari rumah korban di Dusun VII, Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

"Dengan bantuan anjing pelacak, malam ini telah ditemukan keberadaan korban sudah menjadi mayat dengan posisi berada di dalam karung pupuk," kata Ahyan kepada wartawan, Selasa (19/2/2013) malam.

Lokasi penemuan mayat ini, kata Ahyan terletak di belakang rumah tetangga korban. Hasil identifikasi awal, korban yang berada dalam goni itu memang Selo.

Ahyan mengatakan jenazah korban dibawa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi untuk diautopsi.

Selo yang merupakan anak pasangan Sahar Nababan dan Kasma Br Manurung diduga diculik sekitar pada Minggu (17/2/2013) sore. Terakhir kali terlihat dia sedang bermain di sekitar rumahnya, namun saat dicari untuk disuruh pulang, Selo tak ditemukan.

Belakangan ayahnya menerima SMS dari nomor seluler yang meminta tebusan Rp 2 miliar jika anaknya ingin selamat. Tebusan itu tak bisa dipenuhi keluarga karena kondisinya yang bukan berasal dari kalangan berada.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%