detikcom
Senin, 18/02/2013 17:35 WIB

PDIP: Walau Jadi Jurkam, Jokowi Tetap Melayani Publik

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Pihak PDI Perjuangan angkat bicara soal polemik perizinan Joko Widodo yang dua hari menjadi juru kampanye pasangan Rieke-Teten sebagai kontestan Pilgub Jabar. Meski jadi jurkam, Jokowi tidak sedikitpun meninggalkan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Mas Jokowi tetap lakukan tugasnya melayani publik. Dia sangat mengutamakan permasalahan yang terjadi di Jakarta ini, itu tugas utamanya," kata Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait, saat dihubungi, Senin (18/2/2013).

Usai menemani pasangan Rieke-Teten di Depok, Minggu (17/2) siang kemarin Jokowi langsung ke Rawamangun. Ia memantau langsung kerja bakti yang dilakukan warga.

Menurut Maruarar, Jokow tidak sekalipun meninggalkan tugasnya sebagai gubernur. Bahkan sebelum masa kampanye Pilgub Jabar, hari Sabtu-Minggu pun Jokowi tetap blusukan ke sejumlah daerah.

"Tentunya sebagai kader partai, dia diharapkan bisa ikut mensukseskan pasangan Rieke Teten yang juga didukungnya," kata Maruarar.

Maruarar juga menegaskan, Jokowi sudah mengajukan izin sejak 15 Februari lalu. Marurar meminta agar Kemendagri juga mengecek sejumlah pejabat daerah lain saat meminta izin.

"Apakah semua pejabat negara yang terlibat kampanye atau keluar negeri sudah juga mengiktui aturan main yang sudah ada. Jangan ada diskriminasi soal ini," tutupnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%