Kasus Bayi Dera, Jokowi: Memang Kamar RS Penuh

Kasus Bayi Dera, Jokowi: Memang Kamar RS Penuh

- detikNews
Senin, 18 Feb 2013 14:30 WIB
Jakarta - Kasus meninggalnya Dera Nur Anggraini akibat tidak sempat mendapatkan perawatan setelah ditolak delapan rumah sakit rujukan di Jakarta jadi perhatian Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Dia juga sudah memeriksa kondisi di lapangan pada saat kejadian.

Apa hasil pemeriksaan Jokowi?

"Semalam saya langsung cek persoalannya mengapa tidak bisa diterima. Bayi ada problem, dan kamar di rumah sakit penuh. Ini kondisi riil di lapangan," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (18/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, sejak program Kartu Jakarta Sehat (KJS) diluncurkan terjadi peningkatan hunian di rumah sakit rujukan. Hampir semua rumah sakit jadi kewalahan menerima lonjakan pasien dan ruang kamar perawatan selalu penuh. Padahal tenaga medis masih terbatas jumlahnya.

"Sebetulnya ini karena ada lonjakan pasien yang luar biasa besarnya, hampir 70 persen dibanding sebelumnya. Akibatnya kamar penuh, ruang ICU juga penuh. Di lapangan itu yang kita lihat," katanya.

"Ini artinya, sistem Jakarta Sehat berjalan. Tapi pendukungnya juga harus dipercepat," sambungnya.


(jor/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads