Detik.com News
Detik.com
Senin, 18/02/2013 10:01 WIB

Sepasang Pegawai Pengadilan Agama Ketangkap Mesum di Hotel

Andi Saputra - detikNews
Sepasang Pegawai Pengadilan Agama Ketangkap Mesum di Hotel Gedung Mahkamah Agung (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Aparat pengadilan seharusnya memberikan contoh yang baik termasuk dalam hal moral. Tetapi hal ini tidak dilakukan oleh sepasang insan yang tertangkap basah tengah mesum di sebuah hotel di Lampung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, keduanya adalah pegawai di Pengadilan Agama (PA) Kalianda, Lampung. Si lelaki hidung belang adalah pegawai honorer dan perempuan kesepian itu PNS. Keduanya tidak terikat ikatan perkawinan. Si perempuan saat ini telah mempunyai 3 anak.

Mereka digerebek di sebuah hotel di Lampung dalam razia Valentine Day yang dilakukan oleh polisi setempat.

"Ya benar, ada pegawai kita," kata Panitera Sekretaris Pengadilan Tinggi Bandar Lampung, M Yamin saat dikonformasi detikcom, Senin (18/2/2013).

Atas kasus ini, keduanya terancam hukuman dari ringan hingga sanksi berat berupa pemberhentian. Saat ini Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung terus memeriksa keduanya secara maraton.

"Pemecatan dari ringan hingga berat seperti dari penundaan kenaikan pangkat, skorsing hingga pemberhentian," ujar Yamin.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(asp/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%