detikcom
Senin, 18/02/2013 08:50 WIB

Awasi Kadernya, Hanura Pakai Satelit Luar Angkasa MNC

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Hary Tanoesoedibjo (HT) telah resmi bergabung dengan Partai Hanura, Minggu (17/2/2013) lalu. Bos MNC Group tersebut dinilai bak 'darah segar' bagi Hanura. Bahkan, satelit luar angkasa PT MNC akan dimanfaatkan Hanura untuk memata-matai kadernya. Waspadalah!

"Kader-kader daerah bisa dimonitor melalui satelit yang dia miliki, bisa untuk koordinasi. Ketua PAC-nya, difotoin dan bisa dikendalikan dari tingkat pusat," kata Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husin, kepada detikcom, Minggu (18/2/2012).

Pengawasan ketat semacam ini dirasa penting untuk partai yang diketuai Jendral TNI (Purn) Wiranto ini. Saleh Husin menuturkan bahwa dengan satelit yang dimiliki HT, koordinasi dari pusat ke daerah bisa lebih mudah dan terjaga.

"Tentu teknologi ini akan dimanfaatkan untuk manajerial partai, termasuk instruksi-instruksi dari pusat," imbuh Saleh.

Saleh menuturkan, memang HT membawa 'darah segar' bagi Hanura. Pendanaan Hanura menjadi lebih terjamin. Oleh karena itu, Hanura berani menargetkan masuk tiga besar dalam Pemilu 2014 mendatang. Meskipun demikian, Saleh enggan mengatakan berapa modal yang dibawa HT untuk Hanura.

"Tentu pendanaan yang all out dari beliau. Kita belum jelaskan secara rinci, paling tidak beliau sudah berkomitmen akan all out," tegas Saleh yang juga Anggota Komisi V DPR RI ini.

Meskipun keberadaan HT dinilai Saleh membawa pengaruh yang signifikan bagi Hanura, namun Saleh belum bisa memastikan Hanura akan menjadikan HT sebagai cawapres dampingi Wiranto kelak. Saleh mengatakan Hanura akan berkonsentrasi untuk sukses dalam Pemilu Legislatif terlebih dahulu.





Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
48%
Kontra
52%