Detik.com News
Detik.com

Senin, 18/02/2013 08:44 WIB

Seleksi Hakim Agung

Susahnya Mencari Hakim Agung yang Agung

Andi Saputra - detikNews
Halaman 1 dari 2
Susahnya Mencari Hakim Agung yang Agung Imam Anshori Saleh (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Dibandingkan dengan pejabat publik lain, hakim agung paling sedikit peminatnya. Jika ratusan orang berebut bersaing menjadi anggota legislatif atau kepala daerah, maka tidak dengan posisi 'wakil Tuhan' ini. Mengapa?

"Mencari hakim agung tidak semudah mencari calon legislatif. Selain syarat formalnya berat, masing-masing harus berpengalaman di bidang hukum minimal 20 tahun. Jika dari karir harus pendidikan terakhir S2 dan dari nonkarir (masyarakat) S3 hukum," kata Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY), Imam Anshori Saleh kepada detikcom, Senin (18/2/2013).

Citra pengadilan yang belum mendapat kepercayaan di publik sedikit banyak memberikan alasan masyarakat tidak tertarik mendaftar. Padahal, hakim agung dari masyarakat diharapkan sangat bisa memberikan warna di tengah permasalahan hakim dewasa ini.

"Kendala lain dari nonkarir, mereka tak tertarik menjadi hakim agung karena citra Mahkamah Agung (MA) yang belum bagus dan meragukan objektivitas di DPR," ujar Imam.

Tidak hanya dari masyarakat, dari aparat penegak hukum di luar hakim juga rendah peminat. Baik dari kepolisian, jaksa dan pengacara. Padahal secara teknis mereka sudah berjibaku dengan teknis penegakan hukum. Namun dari beberapa aparat yang ikut seleksi, umumnya gugur karena berbagai hal.

"Lemah di substansi, lemah di masalah-masalah di ketentuan formal-prosedural," ucap Imam.

Alhasil, menjadi dilema KY ketika menyeleksi para calon. Ada yang mampu secara teknis yudisial tetapi lemah di track record. Begitupun sebaliknya, kuat di teknis yudisial tetapi lemah di track record.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(asp/rvk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
96%
Kontra
4%