Detik.com News
Detik.com
Minggu, 17/02/2013 14:48 WIB

Diduga Patah Hati, Seorang Gadis di Makassar Nekat Melompat dari Fly Over

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Diduga Patah Hati, Seorang Gadis di Makassar Nekat Melompat dari Fly Over Fly over Jalan Urip Sumoharjo Makassar (Foto: M Nur Abdurrahman/detikcom)
Makassar - Diduga karena patah hati, seorang gadis di Makassar gelap mata. Ia nekat melompat dari fly over. Beruntung nyawanya berhasil diselamatkan.

Gadis bernama Andi Tenri Sau, nekat melompat dari fly over Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, sekitar pukul 14.00 Wita, Minggu (17/2/2013). Kakinya patah dan kepalanya terluka akibat benturan. Kini ia dirawat di ruang IGD RS Ibnu Sina.

Ramli, seorang pengemudi becak motor yang biasa mangkal di Jalan Urip Sumoharjo, mengaku awalnya menyaksikan gadis yang memiliki rambut sebahu itu hendak melompat dari arah sisi utara, persis menghadap ke pintu masuk jalan Toll Reformasi. Ramli menegur. Namun gadis yang kabarnya berasal dari kota Pare-pare ini langsung melompat dari sisi jalan yang menghadap ke selatan jalan.

"Saya kaget tiba-tiba saja ia melompat. Untungnya ia mendarat di tanah bagian taman bawah fly over, bukan di aspal jalan," ujar Ramli saat ditemui wartawan di bawah kolong fly over.

"Saya langsung bawa dia ke RS Ibnu Sina. Ciri-cirinya rambut sebahu, memakai kawat gigi dan wajahnya lumayan cantik," tambahnya.

Ramli menambahkan, sebelumnya ia melihat gadis tersebut bersama seseorang yang memakai helm. Tidak diketahui siapa dan jenis kelamin orang tersebut.

Saat ini, salah seorang ibu yang merupakan anggota keluarga korban sudah berada di RS Ibnu Sina. Ia menolak memberi komentar terkait aksi terjun bebas yang dilakukan oleh Tenri.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mna/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%