Sabtu, 16/02/2013 07:26 WIB

Partai Hanura Siapkan Kejutan di Akhir Pekan

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Partai Hanura menyiapkan kejutan di akhir pekan ini. Namun para pengurus partai besutan Wiranto ini masih menyimpan rapat-rapat rahasia kejutan itu.

"Tunggu saja, akan ada kejutan Minggu (17/2) besok," kata Ketua DPP Hanura, Saleh Husin, saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (16/2/2013).

Saleh enggan mengungkap kejutan yang dimaksud. Namun dia memastikan kejutan dari Hanura akan membuat peta politik tanah air berubah.

"Tunggu saja," ujarnya.

Informasi yang dihimpun, kejutan ini akan dihadirkan di Kantor DPP Hanura Jalan Tanjung Karang, Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Berdasarkan perkembangan isu yang beredar, bisa jadi kejutan yang dimaksud adalah diperkenalkannya eks Ketua Dewan Pakar NasDem Hary Tanoesudibjo sebagai pengurus baru Partai Hanura.

Saat ini memang santer dikabarkan Bos MNC Grup itu akan memperkuat Hanura. Kabar itu tak dibantah oleh orang dekat Hary Tanoe.

"Masih mempertimbangkan yang sesuai dan menyalurkan idealisme," kata juru bicar HT, Arya Sinulingga, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (15/2/2013).

Saleh Husin dalam wawancara sebelumnya juga tak membantah hal ini. Namun memang di enggan membicarakan kabar tersebut.

"Ya kita lihat dalam satu atau dua hari ini kepastiannya," kata Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husin, kepada detikcom, Jumat (15/2/2013).


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/vid)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%