Sabtu, 16/02/2013 01:02 WIB
Lapan: Meteor yang Jatuh di Rusia Tergolong Benda Langit Kecil
Foto: rt.com
"Meteorit atau asteroid di Rusia tidak terdeteksi sebelumnya. Iya karena ini kecil dan sulit dideteksi," kata Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Lapan, Thomas Djamaludin, pada detikcom, Jumat (15/2/2013).
Thomas memperkirakan ukuran meteor tersebut hanya berdiameter 10 meter berdasarkan video rekaman yang beredar terkait meteor di Rusia. Ukuran ini adalah ukuran setelah meteor memasuki atmosfer bumi.
"Ukuran sebesar itu efek terbakarnya relatif kecil. Jadi yang habis terbakar itu yang kerikil, ukuran besar ya itu efek yang terjadi dan pecah saja di atmosfer," ujar Thomas.
Thomas menambahkan hujan meteor yang terjadi di Rusia tidak memiliki hubungan apa pun terhadap asteroid besar bernama 2012 DA14 yang melintas dekat dengan Bumi malam ini. Ia juga membandingkan ukuran meteor di Rusia dengan meteor di langit Bone, Sulawesi Tenggara, beberapa tahun lalu.
"Asteroid yang jatuh di Rusia dan asteroid 2012 DA14 yang nanti malam ini melintas dekat bumi tidak terkait. Kebetulan saja ada asteroid ukuran kecil sekitar 10 meter yang memasuki atmosfer. Tampaknya dari arah timur menuju ke arah barat wilayah Rusia. Kita bandingkan dengan kejadian asteroid di Bone, sekitar Oktober 2009," tutup Thomas.
Seperti yang diketahui, hujan meteor terjadi di sejumlah wilayah di Rusia pada Jumat (15/2) pagi. Tumbukan meteor ini dengan permukaan bumi menimbulkan dentuman yang memecahkan kaca-kaca bangunan dan kendaraan. Ratusan warga dilaporkan terluka akibat pecahan tersebut.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(vid/trq)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
587 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
566 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
531 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
495 share this. -
Mengerikan! 9 Siswa di Nigeria Ditembak Mati Saat Ujian
348 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 15:54 WIB
Buron Penggelapan Uang Iklan Rp 405 Juta Ditangkap di Bandara Juanda
-
Rabu, 19/06/2013 15:47 WIB
Imigrasi Jaksel Tangkap 6 Warga Iran Pemilik Tiket Kedaluwarsa
-
Rabu, 19/06/2013 15:47 WIB
Tak Semua Trayek Masuk Terminal Pulogebang
-
Rabu, 19/06/2013 15:44 WIB
Meski Telah Ditertibkan, Pasar Minggu Tetap Dipenuhi PKL
-
Rabu, 19/06/2013 15:39 WIB
Ketua PDIP Jadi Korlap Demo BBM, Pramono: Itu Ekspresi Masyarakat
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Saling Lontar Sindiran, Kubu Tifatul dan Anis Matta Adu Kuat di PKS?
-
Rabu, 19/06/2013 13:07 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 14:08 WIB
Celoteh Jokowi tentang Kecelakaan hingga Jarang Berbaju Lengan Pendek
-
Rabu, 19/06/2013 14:17 WIB
Banyak Dihujat di Twitter, Fahri Hamzah Anggap Sebagai Latihan
-
Rabu, 19/06/2013 15:25 WIB
Mobil Camry Wamen ESDM Terobos Masuk Jalur TransJ di Sudirman
-
Rabu, 19/06/2013 14:25 WIB
Polri akan Akomodir Polwan yang Ingin Berjilbab
-
Rabu, 19/06/2013 14:48 WIB
Jokowi Nilai Prananda Prabowo Berpotensi Jadi Penerus Mega
-
Rabu, 19/06/2013 15:15 WIB
Perkosa dan Bunuh Wanita Imigran, Pria Australia Dibui Seumur Hidup
-
431 Komentar
-
359 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
230 Komentar
-
210 Komentar
-
203 Komentar
-
198 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 12:01 WIB
Makam Sabeni Sempat Numpang di Ruang Tamu Sebelum Dipindah ke Karet
-
Rabu, 19/06/2013 11:39 WIB
Pesan Mahfudz untuk Tifatul Cs: Santai Aja Bro
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

