detikcom
Sabtu, 16/02/2013 00:47 WIB

Ini Penjelasan NASA Mengenai Meteor yang Jatuh di Rusia

Ahmad Toriq - detikNews
Foto: rt.com
Jakarta - NASA memberi penjelasan soal meteor yang jatuh di Rusia. Meteor yang melukai hampir seribu orang itu dipastikan tak ada kaitannya dengan asteroid yang mendekat ke bumi hari ini. Peneliti NASA mengatakan meteor yang jatuh ke bumi kemungkinan berasal dari bola api yang disebut Bolide.

Dilansir dari space.com, Sabtu (16/2/2013), ahli asteroid yang juga Kepala Program Near-Earth Object NASA Don Yeomans mengatakan meteor tersebut meledak di langit sebelum mendarat di tanah Rusia.

"Jika laporan kerusakan tanah dapat diverifikasi, mungkin dapat diketahui sebenarnya dari obyek asli sebelum meledak dan terpecah belah di atmosfer," kata Yeoman.

Yeoman menerangkan bahwa meteor yang berasal dari bola api Bolide kemungkinan besar tidak terkait sama sekali dengan asteroid 2012 DA14, yang terbang 27.000 kilometer ketika melewati bumi hari ini.

"Asteroid tersebut akan melakukan perjalanan dari selatan ke utara," kata Yeomans. "Jejak bolide tidak selatan ke utara dan pemisahan waktu antara bola api dan 2012 DA14 tidak signifikan," tambahnya.

Sebelumnya hujan meteor melanda wilayah Urals, Rusia, Jumat (15/2/2013) pagi. Hujan meteor ini merusak sejumlah bangunan dan melukai hampir seribu jiwa. Hingga saat ini tak ada laporan korban jiwa dari peristiwa tersebut.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/vid)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%