detikcom

Jumat, 15/02/2013 18:57 WIB

4 Kompetensi Inti dalam Kurikulum 2013 Dinilai Tak Relevan

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jakarta - Materi dari kurikulum 2013 masih menjadi kontroversi di sebagian kalangan masyarakat. Salah satunya mengenai 4 kompetensi inti yang dinilai tak relevan dengan materi pelajaran.

Dalam kurikulum 2013 terdapat empat kompetensi inti yang lebih mengacu pada pendidikan moral. Empat kompetensi itu adalah semangat religius, sikap sosial sebagai anggota masyarakat, memiliki pengetahuan yang faktual, konseptual, prosedural, meta kognitif dan aplikasi kompetensi inti ini menjadi satu kesatuan.

"Kompetensi inti pertama, mengutamakan semangat religius. Ini memberikan kesan memasukkan dogma agama kedalam pelajaran-pelajaran," ungkap Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia Retno Listyarti.

Hal itu dikatakan dalam jumpa pers di kantor ICW, Jl Kalibata Timur IVD/6, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2013). Retno tergabung dengan sejumlah elemen dalam Koalisi Tolak Perubahan Kurikulum 2013. Dalam jumpa pers itu hadir juga Bambang Wisudo dari Sekolah Tanpa Batas, Jumono (Persatuan Orangtua Murid), pengamat pendidikan Jeirry Sumampow, Romo Benny, dan Lody Paat.

Menurut Retno penyusun kurikulum 2013 bekerja dengan cara mengambil salah satu kalimat yang ada pada kompetensi inti. Kemudian dikait-kaitkan dalam materi yang diajarkan.

"Misalnya, dalam Matematika kelas X, disiplin, konsisten dan jujur dan aturan eksponen dan logaritma. Bagaimana caranya menyatukan aturan logaritma dan kedisplinan seseorang," jelasnya.

Contoh lainnya, dalam pelajaran kimia seperti berperilaku disiplin dengan meniru elektron yang selalu beredar menurut lintasannya.

"Lucu ya bagaimana bisa murid-murid kami disuruh meniru elektron dalam kehidupannya? Kalau ini ditelaah, sebenarnya pelajaran seperti ini bukanlah untuk anak sekolah tapi untuk orang-orang yang sudah S2. Inilah kurikulum yang kata Pak Menteri sangat hebat dan akan sangat rugi sekali anak-anak Indonesia mengikuti kurikulum sebagus ini," paparnya.

Sebelumnya, Mendikbud M Nuh mengatakan kurikulum 2013 telah diterima kalangan pendidikan, khususnya para tenaga pendidik.

"Selama sosialisasi di berbagai daerah, semua tepuk tangan. Very welcome," ujar Nuh dalam kunjungannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (10/2/2013) lalu.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%