detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 17:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 14/02/2013 14:03 WIB

5 Tingkah Nyeleneh Anggota DPR Saat Rapat Paripurna

Sukma Indah Permana - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »
(dok detikFoto)
Jakarta - Rapat paripurna adalah agenda penting parlemen karena merupakan forum tertinggi DPR. Sedemikian pentingnya sehingga tidak diperbolehkan ada rapat lain saat rapat paripurna digelar. Hal itu tertuang dalam Tata Tertib DPR RI Bab XVI tentang Tata Cara Pelaksanaan Persidangan dan Rapat pasal 221.

Meski penting, ada-ada saja tingkah nyeleneh yang dilakukan para anggota dewan saat mengikuti rapat paripurna. Beberapa di antaranya kini telah mundur dari DPR. Apa saja tingkah-tingkah nyeleneh wakil rakyat itu?




Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%