detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 03:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 12/02/2013 20:12 WIB

Banjir di Lereng Merapi, 1 Orang Tewas dan 1 Terluka

Bagus Kurniawan - detikNews
Ilustrasi/dok detikcom
Yogyakarta - Kali Gendol di wilayah Cangkringan Sleman di lereng selatan Gunung Merapi banjir. Satu orang tewas akibat terseret banjir dan satu orang mengalami luka-luka.

Banjir juga mengakibatkan sedikitnya 4 truk dan satu backhoe ikut tertimbun material pasir dan batu di wilayah Dusun Batur, Desa Kepuharjo dan Dusun Singlar, Desa Argomulyo, Cangkringan. Satu dari empat truk tersebut hancur berkeping-keping akibat terseret arus.

Peristiwa itu terjadi Selasa (12/2/2013) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, kawasan puncak dan lereng Merapi bagian selatan dan barat diguyur hujan deras.

"Korban luka-luka bernama Bakti Subagyo (45) warga Gubug, Purwodadi, Grobogan Jawa Tengah," kata Tejo, salah satu relawan Saluran Komunikasi Sosial Bersama (SKSB), Cangkringan, Sleman.

Korban luka dibawa menuju RS Panti Nugroho Pakem. "Untuk korban meninggal dibawa menuju RSU Dr Sardjito dan belum diketahui namanya," katanya.

Korban tewas ditemukan terluka di sekujur tubuh. Pakaian korban sudah terlepas dan tanpa identitas.

Saat terjadi banjir, warga bersama relawan berusaha menyelamatkan sopir truk pasir yang terjebak di tengah Kali Gendol.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bgs/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%