Senin, 11/02/2013 14:13 WIB

Palu Hakim Diketok, Kelamin Anindya Berubah Jadi Laki-laki

Farhan - detikNews
Hakim Ronald Lumbuun
Jakarta - Setelah melalui persidangan cukup lama, hakim tunggal Dr Ronald Lumbuun mengabulkan permohonan penetapan ganti kelamin Anindya Thalita Putri. Anak usia lima tahun itu kini tak lagi berjenis perempuan, tetapi menjadi laki-laki.

"Mengabulkan permohonan dengan pertimbangan yuridis medis dan agama," kata Ronald dalam sidang terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Kelas 1 B Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (11/02/2013).

Permohonan ini diajukan oleh kedua orang tua Anindya, Achmadi dan Tugini. Hakim Ronald pun mengabulkan penggantian nama bocah itu menjadi Azriel Anindya Putra.

Dalam pertimbangannya, hakim tunggal Ronald menghadirkan dokter yang melakukan operasi kelamin Anindya, Jose Batubara. Hal ini untuk menguatkan keyakinan hakim. Selain itu, PN Cibinong juga sempat mengundang ulama Syaiful Anwar. Syaiful bersaksi bahwa penggantian kelamin dengan alasan nafsu dan duniawi memang diharamkan agama, namun lain halnya jika alasannya medis.

Atas putusan ini, Achmadi tak kuasa menahan tangisnya. Dia mengucapkan terimakasih atas putusan tersebut.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(asp/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%