detikcom
Minggu, 10/02/2013 07:38 WIB

Eks Ajudan SBY Jadi Wakapolda Jabar

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Rotasi di tubuh kepolisian kembali dilakukan. Kali ini eks ajudan Presiden SBY Kombes Pol Rycko Amelza Dahniel diangkat menjadi Wakapolda Jabar. Rycko sebelumnya bertugas di Lemdikpol.

Pengangkatan Rycko itu tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor ST/285/II/2013 tertanggal 8 Februari yang didapatkan wartawan, Minggu (10/2/2013).

Rycko menggatikan posisi Brigjen Pol Henkie Kaluara yang menempati posisi baru di Baharkam Polri.

Selain itu, Kombes Pol Joko Irianto yang sebelumnya bertugas di Korbrimob kini menempati posisi baru sebagai Wakapolda Banten.

Juga Kombes Pol Edward Syah Pernong yang sebelumnya bertugas di Lemdikpol Polri kini menjabat sebagai Wakapolda Maluku Utara.

Pergeseran lainnya, Kombes Pol Tjiptono yang bertugas di Lemdikpol kini menjadi Direktur Program Pasca Sarjana Polri.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mei/rvk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%
MustRead close