Sabtu, 09/02/2013 01:31 WIB

Dijadikan Tersangka oleh KPK, Rusli: Ini Pengorbanan

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru, - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Riau, Rusli Zainal sebagai tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan. Bagi Rusli, ini semua cobaan yang harus dihadapi selaku pemimpin.

"Semua butuh pengorbanan, sebagai seorang politisi saya sudah menyadari resiko ini," kata Rusli dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Sabtu (9/2/2013).

Dia menyebut, sekalipun banyak pihak yang menginginkan dirinya sebagai tersangka, hal itu tidak membuatnya untuk berkecil hati. Dia juga tidak akan menaruh sakit hati pada orang-orang tersebut.

"Sejak saya didesak jadi tersangka saya tidak akan sakit hati, saya tulus dan ikhlas," paparnya.

Diakui Rusli, dirinya terjun ke dunia politik semata-mata ingin membuat perubahan di negeri ini.

"Jadi Gubernur bukan hadiah tapi melalui perjuangan yang berat dan hebat, dan gubernur bukan target hidup saya, tapi keinginan dan berkah dari Allah SAW," ujarnya.

"Ada yang mengatakan karier politik saya habis dan hancur, satu hal pemimpin sejati tidak lahir dengan mudah tapi melalui terjangan ombak dan badai, insya allah semua akan kembali tenang," bebernya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%