detikcom
Kamis, 07/02/2013 17:09 WIB

Diego Michiels Kini Memeluk Agama Islam

Rivki - detikNews
Diego Mohammad alias Diego Michiel berpeci putih.
Jakarta - Sambil menunggu sidang pengadilan kasus pemukulan yang didakwakan kepadanya dibuka, Diego Michiels menyatakan diri menjadi pemeluk agama Islam. Pesepakbola naturalisasi itu kini memiliki nama baru, yaitu Diego Mohammad.

Kepindahan keyakinan Diego ini sama sekali tidak terkait proses hukum kasusnya. Melainkan karena bimbingan Kapitra Ampera, salah seorang anggota tim kuasa hukumnya.

"Diego sudah masuk Islam dan sudah mengucapkan dua kalimat syahadat disaksikan Riandi Rusman Vidi Galenso serta Elza Syarief," ujar Kapitra di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) Jl Gadjah Mada, Kamis (7/2/2013).

Diego menuturkan keputusannya untuk menjadi muslim juga tidak ada hubungannya dengan Nikita Willy, kekasihnya yang seorang muslimah. Namun memang karena sudah lama tertarik dengan ajaran Islam. Bahkan dia mengaku tumbuh kembang di lingkungan Islam.

"Saya tumbuh bersama lingkungan muslim dan banyak membaca soal Islam. Jadi yidak ada hubungannya dengan kekasih saya," ujar Diego yang menggunakan peci putih.

"Tidak ada hubungannya juga dengan kasus ini. Saya merasa memang ini momen yang tepat," papar Diego.

Usai melakukan jumpa pers, Diego langsung duduk di kursi persidangan. Didampingi kuasa hukumnya, Diego nampak rileks menghadapi sidang dengan pimpinan majelis hakim Nawawi.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rvk/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%