Kamis, 07/02/2013 15:53 WIB

Digigit Ayahnya, Bayi India Berumur 5 Bulan Itu Akhirnya Meninggal

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
New Delhi, - Seorang bayi berumur 5 bulan meninggal di India setelah belasan hari dalam kondisi memprihatinkan usai digigit ayahnya. Lima hari lalu, bayi perempuan itu menjalani operasi plastik untuk memperbaiki hidung dan bibir atasnya yang rusak digigit sang ayah.

Namun pada Rabu, 6 Februari waktu setempat, bayi malang itu meninggal di rumah sakit Sawai Man Singh. Demikian seperti diberitakan Hindustan Times, Kamis (7/2/2013).

Pihak rumah sakit menyatakan, kondisi bayi itu sebenarnya telah membaik usai operasi plastik pekan lalu. Namun bayi itu meninggal akibat pneumonia aspirasi yang diikuti dengan hipoksia.

"Bayi itu baik-baik saja sampai Rabu pagi. Ibunya menyusui dia pada sekitar pukul 07.30. Namun menyendawakan bayi usai disusui adalah penting dan sang ibu membaringkan bayi itu di tempat tidur tanpa menepuk-nepuk punggungnya sehingga menyebabkan anak itu bersendawa. Akibatnya, ketika dia bersendawa saat terbaring, ASI masuk ke paru-parunya," kata juru bicara rumah tersebut tersebut, Dr Rajesh Sharma.

Ketika sang ibu melihat bayinya mengalami masalah pernafasan, dokter pun dipanggil. Para dokter sempat memasangkan ventilator namun upaya itu tak bisa menyelamatkan nyawa sang bayi. Anak tersebut meninggal pada Rabu sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Selama 14 hari terakhir, bayi tersebut dalam kondisi memprihatinkan setelah Bahadur, ayahnya menggigit bibir atasnya, hidung dan pipinya. Saat itu, Bahadur dalam keadaan mabuk. Sebelum menggigit bayinya, pria itu telah menyerang istri dan putri sulungnya.

Bahadur yang dulunya bekerja sebagai sopir truk, kehilangan sebelah lengannya dalam kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lau. Sejak itu dia menjadi buruh tani. Bahadur saat ini mendekam di penjara.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%