detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 15:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 07/02/2013 15:53 WIB

Digigit Ayahnya, Bayi India Berumur 5 Bulan Itu Akhirnya Meninggal

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
New Delhi, - Seorang bayi berumur 5 bulan meninggal di India setelah belasan hari dalam kondisi memprihatinkan usai digigit ayahnya. Lima hari lalu, bayi perempuan itu menjalani operasi plastik untuk memperbaiki hidung dan bibir atasnya yang rusak digigit sang ayah.

Namun pada Rabu, 6 Februari waktu setempat, bayi malang itu meninggal di rumah sakit Sawai Man Singh. Demikian seperti diberitakan Hindustan Times, Kamis (7/2/2013).

Pihak rumah sakit menyatakan, kondisi bayi itu sebenarnya telah membaik usai operasi plastik pekan lalu. Namun bayi itu meninggal akibat pneumonia aspirasi yang diikuti dengan hipoksia.

"Bayi itu baik-baik saja sampai Rabu pagi. Ibunya menyusui dia pada sekitar pukul 07.30. Namun menyendawakan bayi usai disusui adalah penting dan sang ibu membaringkan bayi itu di tempat tidur tanpa menepuk-nepuk punggungnya sehingga menyebabkan anak itu bersendawa. Akibatnya, ketika dia bersendawa saat terbaring, ASI masuk ke paru-parunya," kata juru bicara rumah tersebut tersebut, Dr Rajesh Sharma.

Ketika sang ibu melihat bayinya mengalami masalah pernafasan, dokter pun dipanggil. Para dokter sempat memasangkan ventilator namun upaya itu tak bisa menyelamatkan nyawa sang bayi. Anak tersebut meninggal pada Rabu sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Selama 14 hari terakhir, bayi tersebut dalam kondisi memprihatinkan setelah Bahadur, ayahnya menggigit bibir atasnya, hidung dan pipinya. Saat itu, Bahadur dalam keadaan mabuk. Sebelum menggigit bayinya, pria itu telah menyerang istri dan putri sulungnya.

Bahadur yang dulunya bekerja sebagai sopir truk, kehilangan sebelah lengannya dalam kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lau. Sejak itu dia menjadi buruh tani. Bahadur saat ini mendekam di penjara.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%