detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 07/02/2013 13:43 WIB

Gantikan Hillary, Kerry Berjanji Akan Bekerja Untuk Perdamaian

Rita Uli Hutapea - detikNews
John Kerry (AFP)
Washington, - John Kerry diambil sumpahnya sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat. Menggantikan Hillary Clinton, Kerry berjanji akan bekerja untuk perdamaian. Namun dia juga bertekad akan melakukan apapun yang diperlukan untuk melawan ekstremisme, terorisme dan kejahatan.

"Saya bangga mendapat pekerjaan ini karena saya ingin bekerja untuk perdamaian dan karena nilai-nilai dan cita-cita negara kita benar-benar mewakili kemungkinan terbaik dari kehidupan di dunia," kata Kerry dalam pidatonya usai pengambilan sumpah di depan publik pada Rabu, 6 Februari waktu setempat seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (7/2/2013).

"Namun meski pilihan saya adalah resolusi damai untuk konflik, perjalanan hidup mengajarkan saya bahwa ketika semua cara telah digunakan, kita harus siap membela tujuan kita dan melakukan apapun yang diperlukan untuk melawan ekstremisme, terorisme, kekacauan dan kejahatan," tandas Kerry.

Dalam pidatonya itu, Kerry juga mengingatkan bahwa AS akan terus memegang peran kepemimpinan global.

"Ini bukan waktu bagi Amerika untuk mundur. Ini waktu bagi kita untuk terus memimpin," tegasnya.

Sebelumnya, Kerry juga telah diambil sumpah sebagai Menlu dalam seremoni tertutup di Capitol Hill pekan lalu. Atau dua jam setelah Hillary Clinton resmi meletakkan jabatannya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%