detikcom
Kamis, 07/02/2013 12:49 WIB

Asteroid Seluas 1/2 Lapangan Bola Dekati Bumi 16 Februari

Nala Edwin - detikNews
Foto: Ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Sebuah asteroid berukuran setengah lapangan bola saat ini tengah bergerak mendekati bumi. Asteroid bernama 2012 DA 14 itu mencapai jarak terdekat dari bumi pada Sabtu (16/2) pukul 02.26 WIB.

"Titik terdekatnya adalah 21 ribu km dari bumi, yang kira-kira berada dalam orbit satelit GPS. Ini tergolong palng dekat dengan bumi," kata Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lapan Thomas Jamaluddin kepada detikcom, Jumat (25/1/2013).

Thomas mengatakan, Indonesia termasuk kawasan paling baik untuk melihat asteroid ini. Benda angkasa ini akan terlihat seperti bintang redup yang melintas dengan cepat di antara bintang-bintang saat mendekati bumi.

"Benda ini akan bergerak dari barat daya mengarah ke timur laut dan pengamatannya paling baik menggunakan teleskop. Ukurannya sekitar 45 meter, setengah lapangan bola," katanya.

Hantam Bumi 97 Tahun Lagi

Thomas mengatakan, asteroid ini diperkirakan akan menghantam bumi pada
tahun 2110 atau 97 tahun lagi. Jika benar menghantam bumi maka asteroid ini akan menimbulkan yang cukup besar.

"Kala jatuhnya di laut maka akan menimbulkan gelombang besar," katanya.

Thomas mengatakan, kemajuan teknologi telah memberikan kemampuan manusia untuk mendeteksi benda-benda langit yang melintas di bumi.
"Benda-benda langit ini sudah lama melintasi bumi, karena kemajuan teknologi sekarang inilah kita mengetahui keberadaannya," katanya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%