detikcom

Kamis, 07/02/2013 11:38 WIB

Sembunyikan Uang Rp 300 Juta dalam Perut, Wanita Ini Ditangkap di Bandara

Rita Uli Hutapea - detikNews
Panama City, - Seorang wanita Guatemala ditangkap di bandara internasional Panama saat mencoba masuk ke negeri itu dengan membawa uang tunai yang disembunyikan dalam perutnya.

Tidak tanggung-tanggung, jumlah uang tersebut mencapai sekitar US$ 31.000 (sekitar Rp 300 juta)!

Kepolisian Panama menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (7/2/2013), wanita berumur 44 tahun itu ditangkap pada Senin, 4 Februari waktu setempat. Dia ditangkap setelah polisi melakukan pemeriksaan X-ray atas wanita yang dianggap memperlihatkan "perilaku mencurigakan" itu.

Identitas wanita tersebut dirahasiakan karena alasan hukum.

Setidaknya terdapat 39 gulungan uang yang ditemukan polisi dalam perut wanita itu. Diperkirakan total jumlah uang tersebut US$ 31.200.

Diharapkan wanita itu dapat mengeluarkan sejumlah gulungan uang yang tersisa di sebuah rumah sakit di Panama City. Selanjutnya otoritas akan menentukan jumlah akhir uang yang dibawa wanita itu secara ilegal.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%