Detik.com News
Detik.com

Kamis, 07/02/2013 11:38 WIB

Sembunyikan Uang Rp 300 Juta dalam Perut, Wanita Ini Ditangkap di Bandara

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sembunyikan Uang Rp 300 Juta dalam Perut, Wanita Ini Ditangkap di Bandara
Panama City, - Seorang wanita Guatemala ditangkap di bandara internasional Panama saat mencoba masuk ke negeri itu dengan membawa uang tunai yang disembunyikan dalam perutnya.

Tidak tanggung-tanggung, jumlah uang tersebut mencapai sekitar US$ 31.000 (sekitar Rp 300 juta)!

Kepolisian Panama menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (7/2/2013), wanita berumur 44 tahun itu ditangkap pada Senin, 4 Februari waktu setempat. Dia ditangkap setelah polisi melakukan pemeriksaan X-ray atas wanita yang dianggap memperlihatkan "perilaku mencurigakan" itu.

Identitas wanita tersebut dirahasiakan karena alasan hukum.

Setidaknya terdapat 39 gulungan uang yang ditemukan polisi dalam perut wanita itu. Diperkirakan total jumlah uang tersebut US$ 31.200.

Diharapkan wanita itu dapat mengeluarkan sejumlah gulungan uang yang tersisa di sebuah rumah sakit di Panama City. Selanjutnya otoritas akan menentukan jumlah akhir uang yang dibawa wanita itu secara ilegal.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%