Rabu, 06/02/2013 04:25 WIB

Tanah Longsor di Tambang Emas Liar di Mandailing Natal, 1 Orang Tewas

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Sebuah tambang emas liar di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami longsor. Satu orang dilaporkan tewas saat kejadian itu.

"Satu orang tewas," ujar Kapolres Mandailing Natal, AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe saat dihubungi detikcom, Rabu (6/2/2013).

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penganggulangan Bencana Daerah (PBD) menyebut kawasan yang longsor tersebut adalah kawasan tambang emas liar. Sayangnya, belum PBD belum dapat memastikan adanya korban dalam peristwa tersebut.

"Kita masih menunggu laporan, soalnya informasi yang beredar masih simpang siur dan belum ada laporan warga," kata anggota PBD yang enggan disebut namanya.

Ia menyebut lokasi tambang emas liar yang mengalami longsor itu berada di kawasan Hutabargot, Mandailing Natal. "Kita mau berangkat ke sana karema jaka tempuhnya cukup jauh," ucapnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fiq/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%