Detik.com News
Detik.com

Rabu, 06/02/2013 02:38 WIB

DPD PD Banten Yakin SBY Punya Cara Ampuh Atasi Persoalan Partai

Yasser Ali Harakan - detikNews
DPD PD Banten Yakin SBY Punya Cara Ampuh Atasi Persoalan Partai
Serang, - DPD PD Banten mendukung sepenuhnya pembenahan internal partai. DPD PD Banten yakin Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono punya cara ampun mengatasi persoalan yang kini melanda partainya.

"Ketua Dewan Pembina kami, Pak SBY berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan internal partai begitu beliau kembali. Kita serahkan keputusan dan langkah-langkah terbaik yang akan beliau ambil," ungkap Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, Mediawarman, kepada detikcom Selasa (5/2/2013).

Seperti kita ketahui, 5 orang petinggi Partai Demokrat yang duduk sebagai Menteri mengaku sudah menghubungi SBY untuk segera membenahi internal partai. Hal ini terkait hasil survey yang menunjukkan elektabilitas Demokrat yang terjun bebas.

Media juga yakin bahwa SBY sudah punya formula untuk menaikkan elektabilitas Demokrat, "saya meyakini bahwa beliau akan punya cara ampuh membenahi partai. Tentu itu untuk kembali memenangkan PD dalam pileg yang akan datang," ujarnya.

"Semua kader PD Banten sekarang saya serukan mari kita kompak untuk kembali menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Kita akan kembali menangkan pemilu," seru Media.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%