detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 01/02/2013 13:00 WIB

Dibuka! Pendaftaran SNMPTN 2013, Seleksi Pakai Nilai Rapor

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jakarta - Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dibuka per hari Jumat (1/2/2013) ini. Tak seperti tahun lalu, calon mahasiswa hanya mendaftar melalui internet. Seleksi ini hanya memakai nilai rapor saat di SMA/SMAK/MA tanpa ujian tulis.

"Proses pendaftarannya sudah bisa dimulai hari ini tanggal 1 Februari 2013 sampai 8 Maret 2013. Tata caranya bisa dibuka di website www.snmptn.ac.id," kata Ketua Umum Panitia SNMPTN Prof Dr Akhmaloka, di Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (1/2/2013).

Karena SNMPTN ini tak ada ujian tulis, murni seleksi nilai rapor dari kelas 1-3, maka Kemendikbud mensyaratkan sekolah untuk mendaftar ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) lebih dulu pada 17 Desember 2012 – 8 Februari 2013 dan selanjutnya diisikan secara berkala setiap akhir semester.

Setiap siswa memperoleh password pendaftaran dari kepala sekolah, dari sekolah yang telah terdaftar di PPDS. Untuk selanjutnya, siswa boleh mendaftarkan SNMPTN untuk ikut dari 2 PTN yang berbeda dengan program studi atau fakultas yang berbeda pula. Tetapi salah satu PTN harus berasal dari provinsi domisili.

"Hal ini agar mencegah membeludaknya pendaftar pada beberapa PTN saja, jadi bisa merata ke semuanya," ujar Akhmaloka.

Akhmaloka kemudian memaparkan mekanisme pendaftaran SNMPTN 2013, seperti yang tertera di situs SNMPTN:

1. Sekolah melalui kepala sekolah mendaftar ke PDSS dari tanggal 17 Desember 2012 - 8 Februari 2013.
2. Sekolah lalu memasukkan data-data siswa ke PDSS dengan menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang akan langsung merekam jejak rapor. Tiap siswa akan memperoleh password yang berbeda dan kemudian password ini dibagikan dari sekolah ke siswa.
3. Melalui password yang dimiliki, siswa memverifikasi data dan kemudian mendaftar SNMPTN dari 1 Februari 2013 hingga 8 Maret 2013, plus mengunggah foto. Siswa nanti akan mendapatkan kartu tanda pendaftaran.
4. Kepala sekolah memberikan rekomendasi pada setiap siswa yang mendaftar. Bagi yang mendaftar di cabang olahraga dan seni, harus pula mengunggah portofolio karya dan prestasinya.
5. Proses seleksi berdasar data-data akademis selama di SMA itu akan dilakukan 9 Maret - 27 Mei 2013. Pengumuman hasil selesksi pada 28 Mei 2013. Pendaftaran ulang yang lulus seleksi pada 11-12 Juni 2013.

SNMPTN ini hanya untuk siswa yang telah lulus Ujian Nasional (UN) 2013. Informasi lengkap bisa dilihat di www.snmptn.ac.id.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nwk/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%