Senin, 28/01/2013 01:02 WIB

Avanza Terperosok ke Jurang di Aceh, Seorang Bocah Tewas

Feri Fernandes - detikNews
Jakarta - Sebuah mobil Toyota Avanza BK 1841 KK yang ditumpangi satu keluarga, terjun ke jurang sedalam 100 meter di jalan Lintas Nasional Bireun-Takengon, Kilometer 60. 1 Penumpang dinyatakan tewas dalam insiden tersebut, dan 11 lainnya mengalami luka.

Kecelakaan terjadi di wilayah perbukitan Inang-inang, Kabupaten Bener Meriah, Nagroe Aceh Darussalam, Minggu (27/1/2013) sekitar pukul 13.00 WIB. Total penumpang yang berada di dalam kendaraan naas itu sebanyak 12 orang. Informasi yang dihimpun detikcom di RSUD dr. Fauzia Bireun, korban meninggal dunia bernama Saskia (5). Sementara korban lainnya mengalami luka seperti memar, robek di kepala, dan patah tulang.

"Semua korban sudah kita tangani perawatan, namun kami tetap memantau terus perkembangan kondisi korban. mayoritas korban mengalami patah tulang dan mengalami luka serius, sehingga perlu penanganan serius pihak medis," ujar dokter RSUD Fauziah Bireun, dr. Husen kepada detikcom, Minggu (27/1) malam.

Sementara itu, Kapolres Bener Meuriah AKBP Cahyo Hutomo menyebutkan, korban merupakan warga Pidie. Pihaknya masih mendalami penyebab kecelakaan maut tersebut.

"Kami belum bisa menyimpulkan secara dini penyebab laka lantas itu, saat ini kami masih menganalisa penyebab kejadian itu," kata Cahyo.

Kawasan Inang-inang dikenal jalan puncak tertinggi yang sempit dan sebagai daerah yang memiliki tikungan patah dengan turunan yang tajam. Saat ini korban yang meninggal dunia sudah dibawa pulang pihak keluarga ke kampung halamannya di Kabupaten Pidie.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%