detikcom
Minggu, 27/01/2013 21:01 WIB

5 Orang Positif Narkoba Mahasiswa hingga Pengacara, Tak Ada Raffi Ahmad

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) merilis 5 dari 17 orang yang dicokok di kediaman artis Raffi Ahmad di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, positif mengkonsumsi narkoba. Namun tidak ada satu di antara kelimanya Raffi Ahmad.

"Insialnya K, W, J dan MF, M," kata Kepala Humas BNN Kombes Sumirat Dwiyanto, di Kantor BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (27/1/2013).

Santer disebut sebelumnya bila Raffi positif mengkonsumsi narkoba dari hasil tes urine yang dilakukan tim laboratorium BNN, namun Sumirat menyatakan mereka yang ditangkap itu berprofesi sebagai mahasiswa, konsultan restoran, dan pengacara.

"Mahasiswa insialnya K, konsultan restauran inisial W, swasta dua orang inisial J dan MF, ada pengacara inisial M," ujar Sumirat.

BNN mendapati barang bukti dua linting ganja dan 14 butir pil ekstasi di rumah presenter 'Dahsyat' itu. Dari 17 orang yang ditangkap, empat orang dikenal sebagai artis, Raffi, Wanda Hamidah, Irwansyah dan istrinya, Zaskia Sungkar.

"Jadi anggota kami sudah lama mengendus aktivitas sekelompok artis yang melakukan pesta narkoba. Kita sudah dalami selama 3 bulan akhirnya subuh tadi anggota kami melakukan penangkapan dan penggeledahan salah satu artis RA," ujar Deputi Penindakan BNN, Benny Mamoto, dlam jumpa pers tadi siang.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/nwk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%