detikcom
Senin, 21/01/2013 07:57 WIB

Mengejutkan! HT dan Tokoh Penting akan Mundur dari NasDem

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Surya Paloh dan HT (foto: detikcom)
Jakarta - Partai Nasional Demokrat (NasDem) menjadi satu-satunya partai politik baru yang masuk menjadi kontestan Pemilu 2014. Namun, konflik internal di partai ini semakin runcing, gara-gara perbedaan sikap mengenai Surya Paloh yang ngotot ingin menjadi ketua umum. Hary Tanoesordibyo (HT) beserta beberapa tokoh penting akan mundur.

Mundurnya HT dan beberapa tokoh penting yang mengawal pendirian parpol ini diduga akan membawa pengaruh besar untuk perkembangan NasDem dalam Pemilu 2014 nanri. Jika konflik ini tidak ditangani dengan baik dan bertambah runyam, bisa jadi NasDem ibarat layu sebelum berkembang.

Isu mundurnya HT dan beberapa tokoh penting sudah mencuat sejak Sabtu (19/1/2013) lalu. Namun, isu ini menguat dan memperlihatkan titik terang pada Minggu (20/1/2013) kemarin. Sumber-sumber detikcom di internal NasDem membenarkan mundurnya HT dan sejumlah tokoh penting. Namun, sumber-sumber itu tidak berkenan untuk dipublikasikan. Sejumlah pengurus Partai NasDem maupun ormas NasDem juga belum mau berkomentar resmi.

HT dan beberapa pengurus NasDem akan mengumumkan pengunduran dirinya pukul 15.00 WIB hari ini, Senin (21/1/2013) di sebuah tempat di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. "Sebelum mundur, HT akan menyampaikan surat pengunduran resmi ke Surya Paloh. Surat sudah dibuat dan diteken HT," ujar sebuah sumber.

Mengapa HT sampai memutuskan mundur? Informasi yang beredar negosiasi antara HT dan Surya Paloh mentok. Dari awal, HT, yang menjabat sebagai ketua dewan pakar DPP NasDem menolak Surya Paloh untuk menjadi ketua umum. HT ingin para politisi muda yang telah membangun NasDem dari awal hingga lolos verifikasi yang tetap memegang pucuk pimpinan NasDem.

"Tapi, HT akhirnya mengalah dan setuju Surya Paloh menjadi ketua umum, namun beberapa jabatan kunci tidak diubah. Tapi, Surya Paloh tetap bersikeras tidak mau," kata sumber tersebut.

Pengunduran diri beberapa tokoh NasDem akan berlangsung bertahap. "Yang saya dengar, yang akan menyatakan mundur hari ini secara resmi adalah HT bersama Sekjen DPP NasDem Ahmad Rofiq. Setelah itu, itu akan diikuti beberapa politisi muda di DPP maupun di daerah-daerah," kata dia.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari HT maupun Rofiq mengenai rencana pengunduran diri ini. Tapi, apakah keduanya benar-benar sudah bulat akan mundur? Sudah tidak ada negosiasikah antara HT dan Rofiq dengan Surya Paloh?

"Sepertinya keduanya sudah bulat. Tidak ada negosiasi lagi. Kami sebenarnya sangat menyesalkan hal ini. HT dan Rofiq merupakan aset besar yang seharusnya dijaga Surya Paloh," kata pengurus inti NasDem ini yang mengaku belum memutuskan apakah akan ikut mundur atau tidak.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(van/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%