Senin, 21/01/2013 00:38 WIB

Curah Hujan Berkurang, Jakarta Aman dari Banjir di Awal Pekan Ini

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Sedikit kabar baik bagi warga Jakarta yang sejak tengah pekan lalu harus berhadapan dengan banjir dan kemacetan. Setidaknya untuk awal pekan ini, ibukota terbebas dari ancaman banjir.

"Berkurangnya hujan selama dua hari terakhir telah menyebabkan tinggi muka air sungai menurun pada pada level Siaga III dan IV. Artinya aman dari ancaman banjir," kata Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo dalam pernyataannya, Senin (22/1/2013).

Sutopo menjelaskan, di beberapa tempat yang masih tergenang banjir seperti di Pluit, Penjaringan, Muara Angke dan beberapa daerah lain di dekat pantai disebabkan karena pengaruh rob dan pengaruh air banjir sebelumnya yang tidak dapat mengalir ke laut. Sistem pompa di Waduk Pluit juga belum beroperasi karena masih terendam.

Diprediksikan pasang tertinggi terjadi besok Kamis (24/1) hingga Sabtu (26/1) yang mencapai 1 meter antara pukul 09.09 – 09.46 WIB. Besok Senin (21/1) pukul 08.10 pasang diperkirakan setinggi 0,94 meter. Selasa (22/1) setinggi 0,97 meter, Rabu (23/1) setinggi 0,99 meter. Minggu (27/1) hingga akhir Januari diperkirakan kurang dari 1 meter.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(fjr/jor)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%