Kamis, 17/01/2013 09:40 WIB

Pengumuman! Banjir Menggila, Bus TransJ Stop Operasi

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jakarta - Banjir melumpuhkan Ibukota. Semua bus TransJakarta dihentikan sementara untuk melayani penumpang.

"Semua koridor tidak dioperasikan," kata Kepala BLU TransJakarta, M Akbar, kepada detikcom, Kamis (17/1/2013).

Akbar mengatakan bus TransJakarta awalnya masih melayani penumpang sejak pagi tadi.

"Penghentian operasi dilakukan bertahap mulai dari koridor III (Kalideres-Harmoni), koridor VIII (Harmoni-Lebak Bulus), dan sekarang semua tidak dioperasikan termasuk koridor XI Pulo Gadung-Kampung Melayu)," kata Akbar.

Menurut Akbar, petugas bus TransJakarta akan memberitahukan kepada semua penumpang atas tidak beroperasinya bus TransJakarta ini.

"Tiket juga tidak dijual. Kita hentikan karena banjir sudah mencapai 40 centimeter. Bahaya dan dikhawatirkan masuk ke mesin. Namun, sampai saat ini belum ada armada yang rusak karena banjir," kata Akbar.





Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%