Detik.com News
Detik.com
Rabu, 16/01/2013 21:17 WIB

Diterjang Banjir, SMAN 8 Jakarta Libur Hingga Waktu Tak Ditentukan

Rivki - detikNews
Diterjang Banjir, SMAN 8 Jakarta Libur Hingga Waktu Tak Ditentukan foto: Ilustrasi
Jakarta - Hingga malam ini, banjir masih menggenangi sekolah unggulan nasional SMA Negeri 8 Jakarta yang terletak di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Alhasil, SMA yang menjadi favorit warga Jakarta ini diliburkan hingga waktu yang tak ditentukan.

Pantauan detikcom, Rabu (16/1/2013) pukul 20.00 WIB, banjir masih menggenangi sekolah yang terletak di Jl Bukit Duri Tanjakan, Tebet, Jakarta Selatan. Ketinggian air diperkirakan 50 centimeter.

Bashori (32), seorang penjaga sekolah, mengatakan, air perlahan datang saat hujan kemarin sore. Seluruh lantai 1 sekolah tersebut tergenang air yang berwarna cokelat itu.

Akibat banjir ini, seluruh murid, kini diliburkan hingga batas yang belum ditentukan. Kabar liburnya sekolah ini, kata dia disebar lewat pesan singkat tadi malam.

"Kita kabari para murid via sms, nanti kalau air sudah surut juga akan kita kabari. Kita kan punya buku induk data para siswa," terang Bashori.

Perlahan tapi pasti, air mulai masuk memenuhi ruangan kelas di lantai satu. Sejumlah barang elektronik yang ada di kelas yang terendam ini langsung dievakuasi ke lantai yang lebih tinggi. Saat itu, tinggi air mencapai 1 meter lebih. Ada 28 kelas yang terdapat di sekolah ini.

"Semua barang sudah bisa kita evakuasi ke lantai 2, kan memang banyak barang elektroniknya," ujarnya.

Sekolah ini, lanjutnya, memang kerap mengalami banjir. Bahkan, katanya, pada tahun 2007 lalu, sekolah ini terendam hingga ke lantai 2-nya. Dia mengatakan, ada 34 orang pegawai sekolah yang siaga untuk membersihkan sisa-sisa banjir.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%