Detik.com News
Detik.com
Minggu, 13/01/2013 09:00 WIB

Ini Serius! Farhat Abbas akan Pasang Balihonya di Seluruh Indonesia

Fajar Pratama - detikNews
Ini Serius! Farhat Abbas akan Pasang Balihonya di Seluruh Indonesia
Jakarta - Farhat Abbas mulai memasang baliho terkait pencapresannya. Seperti pada baliho pertamanya, pria yang berprofesi sebagai pengacara ini akan mengusung slogan 'Aku Indonesia' di setiap baliho-baliho lainnya nanti.

"Saya memang mengusung slogan 'Aku Indonesia' dan 'Majukan Seni Budaya Bangsa'. Ini tema yang akan saya usung secara berkelanjutan sampai 2014," kata Farhat dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (13/1/2013).

Farhat mengatakan, dia dan tim akan memasang baliho-baliho lain di Jakarta dan kota-kota lain. Selain itu, dia juga akan menjajaki dulu seperti apa respon masyarakat dengan baliho yang ada di tiga titik di Jakarta ini.

"Sekarang ada di Ciputat, Jl Mas Mansyur dan di Mampang. Kami sedang menjajaki Bandung. Kami akan melihat respon masyarakat seperti apa," terang Farhat.

Sebuah baliho besar bertuliskan 'Farhat Abbas Capres Muda' terpampang di Ciputat, Tangerang Selatan. Pantauan detikcom, Sabtu (12/1/2013), baliho itu cukup besar berukuran sekitar 3x8 meter terpampang di Jalan Ir Haji Juanda, dari Lebak Bulus sekitar 100 meter sebelum pasar Ciputat, Tangerang Selatan.

Baliho tersebut memajang foto Farhat Abbas yang mengenakan jas biru dengan latar belakang foto bendera merah putih. Sebuah tulisan berwarna putih cetak besar terlihat jelas "Presiden RI", tanpa menuliskan tahun. Dan visi yang diusung, "Majukan Seni Budaya Bangsa". Di sisi paling atas, tertulis "Aku Indonesia".

Tapi yang menarik adalah tulisan di bawah tulisan Presiden RI, yaitu 'Wajib Sumpah Pocong untuk Tak Korupsi dan Tak KKN'. Dan di bawahnya tertulis jelas nama Farhat Abbas Capres Muda (Aku) Indonesia.





Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjp/fjp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%