Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 12/01/2013 12:49 WIB

2 Sekoci Berisi 15 ABK Ditemukan Mengapung 2 Mil dari Jepara

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Semarang - Pencarian 15 anak buah kapal (ABK) dari Kapal Samudera XII yang tenggelam di laut Jawa menggunakan helikopter Bell Skuadron 11 SERBU membuahkan hasil. Sekoci yang digunakan para ABK ditemukan 12 mil dari Jepara, Jawa Tengah. Ke 15 orang itu ditemukan setelah dua jam pencarian.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Semarang, Slamet Riyadi mengatakan ada dua sekoci yang digunakan oleh para ABK untuk menyelamatkan diri. Saat ini kapal PT Pelindo III sedang menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

"Kapal berangkat dari pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan nanti setelah evakuasi akan merapat di Jepara," kata Slamet Riyadi kepada wartawan di markas Skuadron 11 Penerbang Ahmad Yani, Semarang, Sabtu (12/1/2013).

Ia menambahkan gelombang di perairan Jepara saat mencapai 3,5 meter sampai 4 meter sehingga menjadi kendala untuk proses evakuasi.

"Kami sudah menurunkan logistik (ke ABK)," sambung Slamet.

Sebelumnya, pemilik kapal, Wan Sabra melaporkan kepada Basarnas telah kehilangan kontak dengan kapal PT Tirta Cipta Mulia Persada Batam itu pada hari Kamis (10/1) sekitar pukul 19.00 WIB. Lalu sekitar pukul 03.00 hari Jumat (11/1) kemarin, Kapal Sevia yang sempat memberi informasi melihat sekoci yang digunakan ABK Kapal Samudra XXI di koordinat 06 13' 37.3" S - 110 00' 69.8" E.

Menurut Humas Basarnas Kantor Semarang, Aris Triyono sudah banyak kapal yang melihat sekoci yang digunakan 15 ABK tersebut namun tidak ada yang berani mendekat karena kondisi cuaca yang buruk.

"Sudah banyak kapal yang lihat tapi tidak berani mendekat. Logikanya kalau mereka mendekat, sekoci bisa tersedot kapal yang mendekat," tandasnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(asp/asp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%