Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 12/01/2013 10:51 WIB

5 Orang Diduga WN Malaysia Terapung dalam Rakit di Laut Sulawesi

Asrar Yusuf - detikNews
Manado - 5 orang diduga warga negara Malaysia terdampar di sebuah rakit penangkap ikan di perairan Laut Sulawesi. Pihak kepolisian bersama Basarnas Sulut sedang berusaha melakukan evakuasi korban yang berada di posisi 02" 02' 442" N - 123" 55' 769" E laut Sulawesi atau 80 mil sebelah Barat Laut pulau Manado Tua.

5 korban terdiri dari dua lelaki dan wanita dewasa serta balita berusia 2 tahun dengan kondisi lemas di atas perahu yang terdampar di sebuah rakit penangkap ikan "Karunia".

Kabar ditemukannya 5 korban hanyut tersebut diterima anggota Orari, Ujek Thalib (43) melalui radio Handy Talky (HT) saat mengudara dengan penjaga rakit, Ronny, pada Jumat (11/1/2012) sekitar pukul 21.10 WITA, tadi malam.

Kabar tersebut diteruskan ke Markas Polisi Perairan (Polair) Polresta Manado. "Kami langsung koordinasikan dengan seluruh pihak terkait malam itu untuk berusaha melakukan evakuasi," kata Kasat Polair Kompol Tangnga Mangande kepada detikcom, Sabtu (12/1/2012).

Diperkirakan, kelima korban berlayar dari pulau Kalimantan atau daerah Sabah Malaysia menuju Laut Sulawesi. Namun dalam pelayaran mengalami kerusakan mesin sehingga hanyut terbawa arus gelombang laut.

"Menurut saksi di rakit penangkap ikan, bahasa yang dipakai seperti bahasa negara tetangga Malaysia, tapi mereka dalam keadaan lemas sehingga identitas mereka belum bisa diketahui," papar Mangande.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gah/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%