Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 05/01/2013 17:46 WIB

Ini Rupa 'Ferrari' Dahlan yang Rusak Parah

Angga Aliya - detikNews
Ini Rupa Ferrari Dahlan yang Rusak Parah
Jakarta - Dahlan Iskan selamat dalam peristiwa kecelakaan 'Ferrari' tucuxi. Mobil listrik itu mengalami rem blong saat melaju di turunan Tawangmangu. Kemudian, mobil menabrak tebing di Plaosan, Magetan. Mobil rusak parah.

Kondisi mobil itu yang masih berada di Plaosan, Sabtu (5/1/2013) sangat mengenaskan. Bagian kanan depan mobil hancur, serta bagian atapnya rusak.

Kondisi mobil berharga miliaran itu memang mengkhawatirkan. Dalam kecepatan 60-80 Km/jam mobil menabrak tebing. Dahlan sengaja menabrak tebing agar pengendara lain tidak menjadi korban. Dahlan yang mengemudikan kendaraan itu didampingi Riki, ahli mobil listrik tak mengalami luka.

Mobil juga sempat menabrak tiang listrik dan mobil Panther yang sedang parkir. Dahlan hanya kehilangan kacamata, yang kemudian dia cari dan ditemukan lagi.

Dahlan keluar mobil dan berbincang dengan pengendara Panther. Mobil yang sempat dicium itu tak mengalami kerusakan. Setelah itu, malah banyak warga memberi simpati. Mereka juga sempat foto-foto dengan Dahlan.

Dahlan kemudian melanjutkan perjalanan ke Magetan ke kampung halamannya untuk mengikuti pengajian.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ang/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%