Minggu, 30/12/2012 07:53 WIB

Updated

Polisi Tangkap 2 Anggota JAT yang DIduga Melindungi Pembunuh Polisi di Poso

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Polisi menangkap dua orang yang diduga terkait dengan pembunuhan polisi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Keduanya diidentifikasi sebagai anggota Jamaah Anshorut Tauhid (JAT).

"Mereka adalah anggota JAT," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Aliyus, kepada detikcom, Sabtu (30/12/2012) malam.

Kedua orang yang ditangkap berinisial S dan R. Mereka ditangkap Sabtu (29/12). Keduanya ditangkap karena diduga terlibat menyembunyikan pelaku pembunuh polisi di Dusun Tamanjeka pada pertengahan Oktober 2012.

Rencananya hari ini kedua orang itu akan diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kemungkinan besok (hari ini -red) akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif," ujarnya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ahy/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%