detikcom
Sabtu, 29/12/2012 06:41 WIB

Pungli Rp 1,2 T di KUA

Biaya Menikah di KUA Jakpus Sampai Rp 900 Ribu, di Gedung 2 Kalinya

Gagah Wijoseno - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi
Jakarta - Biaya pencatatan menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) berdasarkan PP Nomor 47/2004 tentang PNBP pada Kemenag adalah Rp 30 ribu. Kenyataan di lapangan, KUA menetapkan tarif ratusan ribu hingga jutaan. Seperti penelusuran detikcom berikut ini.

Pada Jumat (28/12/2012) kemarin, detikcom mendatangi salah satu KUA di kawasan Jakarta Pusat. Detikcom bertanya biaya untuk administrasi pengurusan surat nikah di KUA itu.

Petugas KUA itu mengatakan untuk administrasi pendaftaran Rp 170 ribu. Kemudian petugas itu mengimbau detikcom untuk membawa berkasnya. Detikcom lantas mendesak berapa biaya untuk mengurus seluruh berkas itu.

"Orang kan seikhlasnya ya, ini untuk yang sekali-kalinya seumur hidup..... Biasanya orang ngasih antara Rp 800 ribu sampai Rp 900 ribu. Tapi jangan salah paham ya. Bener lho. Nanti hubungannya langsung sama saya saja. Jangan sama yang lain. Nanti biar nggak ribet lagi urusan administrasinya," begitu kata petugas KUA itu.

Ketika ditanya bila menikahnya di gedung, apakah lebih dari itu. Petugas KUA itu mengakui biasanya memang lebih besar dari tarif yang telah disebutkan.

"Kalau di gedung ya, orang kan habis berapa ratus juta sendiri tuh buat nikahannya, sedangkan untuk acara sakralnya malah tidak terlalu diagung-agungkan," tuturnya.

Memang biasanya berapa? "Ya dua kali lipat dari itu biasanya," jawab petugas KUA itu.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nwk/mpr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%