detikcom
Jumat, 28/12/2012 11:34 WIB

Kisah Nikah Cerai Walikota Palembang Eddy Santana yang Berujung ke MA

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Eddy SP/website Pemkot Palembang
Jakarta - Selain Bupati Garut Aceng HM Fikri, Walikota Palembang Eddy Santana Putra juga terantuk masalah nikah cerai. Kasus itu kini bahkan bergulir ke Mahkamah Agung (MA).

Istri pertama Eddy, Srimaya Hariyanti, tidak terima diceraikan 2011 lalu. Di pengadilan agama, Srimaya kalah. Ia tidak berhenti dan menempuh langkah terakhir, yakni mengajukan memori kasasi ke MA.

"Kami minta keadilan. Kalau pun keluarga tidak bisa dipertahankan, paling tidak Eddy memberikan hak-hak bagi klien saya," kata pengacara Srimaya, Ismatul Ifah, ketika dihubungi detikcom, Jumat (28/12/2012).

Ifah, panggilan Ismatul Ifah, menyatakan, memori kasasi akan diajukan dengan dasar keputusan Pengadilan Tinggi Agama, Kamis (20/12/2012) lalu.

"Agak aneh juga keputusan pengadilan. Tidak dibahas kenapa keluarga klien saya ribut terus-terusan. Padahal itu inti masalahnya. Bukan langsung diputuskan, talak dikabulkan begitu saja," jelasnya.

Ifah menduga kisruh keluarga Srimaya disebabkan orang lain. Hal itu seharusnya dibahas dalam sidang talak di pengadilan agama. Tapi rupanya, hakim sama sekali tidak mempertimbangkannya. Karena itulah, Srimaya setuju mengajukan memori kasasi ke MA.

Eddy Santana Putra menjadi Walikota Palembang melalui mekanisme pemilihan di DPRD 2003 silam. Pada pemilihan langsung 2008, pria kelahiran Pangkalpinang, 20 Januari 1957 itu kembali terpilih. Ia mengakhiri masa jabatannya 2013 dan kini tengah bersiap maju sebagai calon gubernur Sumatera Selatan.

Eddy menikahi seorang mantan model bernama Eva Ajeng beberapa tahun silam dan telah memiliki dua anak. Saat ini, istri kedua inilah yang sering tampil di publik. Sementara Srimaya dan dua anaknya, kini lebih sering di rumah.

"Mereka (Eddy dan Eva) menikah kapan, kami tidak tahu. Yang jelas, Srimaya masih istri sah sampai saat ini," kata Ifah.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%