detikcom
Kamis, 27/12/2012 19:56 WIB

901 Orang Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas Sepanjang 2012

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya sepanjang 2012 mencapai 901 orang. Angka ini mengalami penurunan 10,34 persen bila dibanding tahun 2011 lalu.

"Pada tahun 2011 korban tewas mencapai 1.005 orang, sedangkan 2012 korban tewas mencapai 901 orang atau turun 10,34 persen," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno dalam jumpa pers akhir tahun di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/12/2012).

Tercatat angka kecelakaan yang terjadi selama 2012 mencapai 7.817 kasus atau mengalami penurunan 297 kasus (3,66 persen) dari 8.114 kasus di tahun 2011 silam. Dari 7.817 kasus kecelakaan, 2.865 orang mengalami luka berat. Sementara pada tahun 2011, angka korban luka berat mencapai 2.852 korban.

Sementara korban luka ringan yang tercatat selama 2012 mencapai 5.974 orang. Di tahun 2011, korban luka ringan mencapai 6.357 orang. Angka luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas di tahun 2012 ini menurun 6,02 persen dibanding 2011 silam.

Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan mencapai 11.795 kendaraan di tahun 2012 ini. Tahun 2011, kendaraan yang terlibat kecelakaan mencapai 12.046. Dibanding 2011, kendaraan yang terlibat kecelakaan pada 2012 mengalami penurunan hingga 2,08 persen.

"Bila dibandingkan dengan jumlah kendaraan di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada tahun 2012 sebanyak 14.594.090 unit, maka prosentase kendaraan bermotor secara keseluruhan yang terlibat dalam laka lantas hanya 0,80 persennya saja," paparnya.

Dari total 7.817 kasus kecelakaan lalu lintas pada 2012 ini, mengakibatkan kerugian materi mencapai Rp 21 miliar lebih. Sementara kerugian materi yang ditimbulkan akibat kecelakaan di tahun 2011 mencapai Rp 18 miliar.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%
MustRead close