Hasil laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, RSUP Kariadi Semarang dan Balitbang Kementerian Kesehatan menyatakan, MUK negatif flu burung.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Anung Sugihantono mengatakan prosedur penanganan pasien suspect flu burung sudah dilakukan seluruhnya, termasuk observasi selama 20 hari setelah masa ditemukan suspect.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Anung, MUK sudah diperbolehkan pulang dari RS. "Senin depan mungkin sudah boleh pulang. Di Kendal juga ada pasien suspect flu burung tapi juga dinyatakan negatif," tandas Anung.
Meski demikian, humas RS Elisabeth, Probowati Tjondronegoro mengatakan pihaknya belum menerima surat resmi soal status MUK yang sudah dinyatakan negatif flu burung. Menurut Probowati kemungkinan hal itu karena hari libur.
"Kalau sudah dinyatakan negatif ya artinya sudah boleh pulang," ujar Probowati.
MUK dirawat sejak 17 Desember di ruang isolasi RS Elizabeth Semarang. Pria yang memiliki peternakan ayam di Kabupaten Semarang tersebut khawatir dengan flu yang dideritanya karena bersamaan dengan banyak ayam peliharaannya yang mati mendadak.
(alg/aan)











































