Kamis, 13/12/2012 19:25 WIB

Dituding Timwas Terima Dana Century, Gita: Allah yang Tahu Kebenarannya

Wahyu Daniel - detikNews
Jakarta - Gita Wirjawan dituding anggota DPR menikmati dana Century. Gita yang mendapat tudingan membantah. Gita menegaskan grup usahanya Ancora tak pernah menikmati dana Century seperti yang disebut Anggota Timwas Century dari Fraksi PDIP Hendrawan Pratikno.

"Tuhan Allah yang tahu kebenarannya," jelas Gita yang dikonfirmasi, Kamis (13/12/2012).

Gita menguraikan, salah satu afiliasi Ancora memang membeli sebagian saham di perusahaan PT Ghara Nusa Utama. Perusahaan itu yang disebut anggota Timwas ikut menikmati dana Century.

Gita kemudian menjelaskan, dalam pembelian saham perusahaan PT Ghara Nusa Utama itu dia bersaing dengan Cahyadi Komala dan Tommy Winata. Namun akhirnya Ancora yang memenangkannya.

"Perusahaan afiliasi Ancora tidak menerima, bahkan justru mengeluarkan dana untuk pengambilalihan saham tersebut," jelasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%