detikcom
Minggu, 02/12/2012 06:59 WIB

Hari ke-48 Jokowi

Agenda Gubernur DKI Jokowi Hari Ini

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) hari ini dijadwalkan akan menjalani sejumlah agenda. Pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, Jokowi dijadwalkan akan melepas gerak jalan penyandang disabilitas tingkat nasional.

Informasi yang dihimpun detikcom, Minggu (2/12/2012), acara gerak jalan penyandang cacat tingkat nasional ini akan diikuti ratusan orang. Acara digelar di depan gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Peserta terdiri dari tuna netra, tuna wicara, disabilitas intelektual, tuna rungu dan tuna daksa. Acara ini bertujuan dalam rangka peringatan hari disabilitas internasional di halaman Balaikota.

Usai melepas acara gerak jalan, pukul 09.00 WIB Jokowi dijadwalkan menghadiri silaturahmi gubernur bersama masyarakat RT,RW, PKK serta seluruh elemen masyarakat di Stadion Indoor Senayan.

Siang harinya sekitar pukul 12.00 Jokowi akan melakukan pengambilan foto untuk didistribusikan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI.

Sementara itu, belum diketahui apakah Jokowi akan kembali melakukan aksi blusukan ke kampung-kampung di wilayah Jakarta atau tidak hari ini.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(slm/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%