detikcom
Rabu, 28/11/2012 14:08 WIB

Anwar Ibrahim: Era Habibie yang Singkat Bawa Perubahan Besar di Indonesia

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Mantan Wakil PM Malaysia Anwar Ibrahim memuji Indonesia di era Habibie. Saat itu, Indonesia mengalami perubahan besar. Habibie membawa demokratisasi selepas Soeharto berkuasa.

"Periode Habibie membuat perubahan dalam waktu yang cukup singkat. Perubahan tersebut adalah perubahan fondasi konstitusional," jelas Anwar di acara 'Celebrating The Habibie Center's 13th Anniversary and Democracy Take-Off? The BJ Habibie Period di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Rabu (28/11/2012).

Saat Habibie naik menjadi presiden, Anwar menilai dia menghadapi tugas yang berat. "Problem yang dihadapi Habibie saat itu juga adalah problem korupsi yang sudah menjadi endemik," terangnya.

Namun, Habibie bisa membawa Indonesia mulus melewati era itu. Walau singkat, Habibie bisa menjadi contoh bagi dunia Arab, bagaimana mengawal perubahan mengantarkan ke era baru setelah pemerintahan lama.

"Bahkan kepemimpinan yang membawa perubahan besar dalam waktu singkat seperti ini perlu dicontoh oleh dunia Arab sekarang. Kepemimpinan seperti Habibie perlu bagi dunia Arab setelah terjadi perubahan politik diberbagai negara pada Arab spring," jelasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%