Detik.com News
Detik.com

Jumat, 23/11/2012 00:21 WIB

Hari ke-38 Jokowi

Jokowi: Normalisasi Kali Pesanggrahan akan Dipercepat

Rachmadin Ismail - detikNews
Jokowi: Normalisasi Kali Pesanggrahan akan Dipercepat
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menerima keluhan warga soal Kali Pesanggrahan yang sering meluap hingga menyebabkan banjir. Dia pun berjanji akan mempercepat proses normalisasi air.

"Mungkin setelah ini nanti kita percepat," kata Jokowi saat bertemu warga di lokasi banjir IKPN Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2012) malam.

"Ini kiriman dari Bogor, kalau di sana miaslnya ada pintu air yang bisa membelokkan ke waduk yang sudah siap, tentu ini nggak terjadi," sambungnya.

Jokowi berada selama satu jam di lokasi. Dia mendatangi warga RW 12 yang mengungsi di Masjid Al Ummariyah, Bintaro.

Perwakilan warga dari RW 05, Kumala Siregar, mengatakan keluhan warga memang seputar normalisasi Kali Pesanggrahan. Dia berharap proyek itu segera selesai.

"Pak Jokowi tadi nanya banjirnya kenapa, bagaimana keadaannya. Saya jawab kita minta normalisasi kali dipercepat," terangnya.

Banjir di IKPN terjadi sejak pagi. Tinggi air sempat mencapai 2 meter, namun malam ini semakin surut.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%