Detik.com News
Detik.com
Minggu, 18/11/2012 15:54 WIB

Mangga Dua Banjir, Bus TransJ Koridor V Tak Sampai Ancol

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Hujan deras menyebabkan bajir di kawasan Mangga Dua. Banjir yang cukup dalam ini membuat bus TrasJ koridor V (Kampung Melayu-Ancol) harus memutar sehingga tak melayani penumpang sampai ke Ancol.

"Karena banjirnya cukup dalam, sehingga bus TrasJ koridor V tak sampai ke Ancol dan harus memutar di halte Jembatan Merah," kata Irwan petugas TransJ kepada detikcom, Minggu (18/11/2012).

Banjir ini terjadi akibat luapan air sungai yang terletak tak jauh dari WTC Mangga Dua. Banjir ini membuat lalu lintas dari Senen arah Ancol macet kedua arahnya. Banyak kendaraan yang berputar karena tak ingin terjebak banjir tersebut.

Selain kawasan Mangga Dua banjir juga terjadi di Jl Letjen Soeprapto, Cempaka Putih, Jakarta Timur. Banjir setinggi dengkul ini membuat lalu lintas menjadi macet. Banjir juga terjadi di depan Trisakti Grogol hal ini juga membuat lalu lintas di kawasan tersebut macet panjang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%