detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 12:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 01/11/2012 03:12 WIB

Warga Menolak Damai, Minta Balinuraga Dipindah dari Lampung Selatan

Andri Haryanto - detikNews
Sisa-sisa bentrokan (dok. detikcom)
Lampung, - Pertemuan yang diprakarsai Kapolda Lampung Brigjen Jodie Roosito dan Danrem Garuda Hitam Kolonel Amalsyah, dalam mencari kata sepakat berdamai antar dua kelompok warga belum membuahkan hasil. Warga mendesak kelompok warga di Bali Nuraga dipindahkan dari kawasan yang saat ini mereka huni.

Pernyataan tersebut disampaikan salah seorang Kepala Desa Cangu, Kalianda, Irwan Erwandi, yang disampaikan dalam pertemuan bertempat di Aula Polres Lampung Selatan, Rabu (31/10/2012).

"Semua elemen masyarakat menuntut kita siap berdamai tapi minta satu syarat. Permintaan warga Lampung Selatan, khusus untuk Bali Nuraga mohon dipindahkan atau ditransmigrasikan ke Kalimantan atau Sumsel," kata Irwan di hadapan Kapolda dan Danrem Garuda Putih, serta kelompok masyarakat lainnya yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Hal ini didasari kepada pernyataan damai yang ada sebelumnya, menyusul bentrok warga di Napal Januari 2012 lalu. "Damai sudah beberapa kali dilaksanakan, di atas kertas di atas materai, dan itu tidak berguna dan masih berulang terus," imbuh Irwan.

Usulan ini tentu mendapat pernyataan serempak dari kelompok warga yang hadir di aula tersebut. "Betul!" teriak sejumlah tamu undangan.

Pertemuan antara dua kelompok warga dalam rangka perdamaian, yang digelar di Aula Polres Lampung Selatan, siang tadi belum membuahkan hasil. Namun, Brigjen Jodie membantah bila tidak adanya penandatanganan perdamaian itu disebut tidak menemui titik temu.

"Bukan tidak ada kesepakatan, tapi kita ingin mengawali dulu perdamaian dari hati mereka masing-masing. Ini baru tahapan awal, akan ada tahapan pertemuan lainnya," kata Jodie kepada detikcom.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ahy/nvc)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%