detikcom
Kamis, 01/11/2012 03:12 WIB

Warga Menolak Damai, Minta Balinuraga Dipindah dari Lampung Selatan

Andri Haryanto - detikNews
Sisa-sisa bentrokan (dok. detikcom)
Lampung, - Pertemuan yang diprakarsai Kapolda Lampung Brigjen Jodie Roosito dan Danrem Garuda Hitam Kolonel Amalsyah, dalam mencari kata sepakat berdamai antar dua kelompok warga belum membuahkan hasil. Warga mendesak kelompok warga di Bali Nuraga dipindahkan dari kawasan yang saat ini mereka huni.

Pernyataan tersebut disampaikan salah seorang Kepala Desa Cangu, Kalianda, Irwan Erwandi, yang disampaikan dalam pertemuan bertempat di Aula Polres Lampung Selatan, Rabu (31/10/2012).

"Semua elemen masyarakat menuntut kita siap berdamai tapi minta satu syarat. Permintaan warga Lampung Selatan, khusus untuk Bali Nuraga mohon dipindahkan atau ditransmigrasikan ke Kalimantan atau Sumsel," kata Irwan di hadapan Kapolda dan Danrem Garuda Putih, serta kelompok masyarakat lainnya yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Hal ini didasari kepada pernyataan damai yang ada sebelumnya, menyusul bentrok warga di Napal Januari 2012 lalu. "Damai sudah beberapa kali dilaksanakan, di atas kertas di atas materai, dan itu tidak berguna dan masih berulang terus," imbuh Irwan.

Usulan ini tentu mendapat pernyataan serempak dari kelompok warga yang hadir di aula tersebut. "Betul!" teriak sejumlah tamu undangan.

Pertemuan antara dua kelompok warga dalam rangka perdamaian, yang digelar di Aula Polres Lampung Selatan, siang tadi belum membuahkan hasil. Namun, Brigjen Jodie membantah bila tidak adanya penandatanganan perdamaian itu disebut tidak menemui titik temu.

"Bukan tidak ada kesepakatan, tapi kita ingin mengawali dulu perdamaian dari hati mereka masing-masing. Ini baru tahapan awal, akan ada tahapan pertemuan lainnya," kata Jodie kepada detikcom.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/nvc)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%