Senin, 01/10/2012 13:37 WIB

Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Jadwal KRL Khusus Wanita

Nurvita Indarini - detikNews
Halaman 1 dari 2
Spanduk KRL Wanita/ Salmah
Jakarta - Satu rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line isinya penumpang perempuan semua. Penumpang laki-laki jangan harap bisa ikut terangkut, sebab ini KRL khusus wanita. Kapan saja KRL ini melintas?

Dalam situs krl.co.id dijelaskan Rangkaian Khusus Wanita (RKW) merupakan kelanjutan dari program Kereta Khusus Wanita (KKW) yang sudah lebih dahulu diluncurkan pada 19 Agustus 2010 silam. Jadi sebelumnya dalam satu rangkaian terdapat dua kereta khusus wanita, yakni yang paling depan dan yang paling belakang. Nah, KRL khusus wanita ini, 8 kereta yang ada khusus buat kaum hawa.

Berikut ini jadwal keberangkatan KRL tersebut:

1. Nomor KA KLB 5381 berangkat dari Bogor pukul 06.30 WIB dan tiba di Jakarta Kota pukul 07.55 WIB.

2. Nomor KA KLB 5382 berangkat dari Jakarta Kota pukul 08.07 WIB dan tiba di Bogor pukul 09.31 WIB.

3.Nomor KA 487 berangkat dari Bogor pukul 10.05 WIB dan tiba di Jakarta Kota pukul 11.27 WIB.

4. Nomor KA 488 berangkat dari Jakarta Kota pukul 11.38 WIB dan tiba di Bogor pukul 13.00 WIB.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(vit/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%