detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 07/09/2012 15:20 WIB

Usung Gus Dur, Yenny Wahid Tagetkan PKBIB Raih 50 Kursi DPR

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Yenny Wahid resmi mendaftarkan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) sebagai calon peserta Pemilu 2014 ke KPU. Putri ke dua almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu menargetkan partai baru yang dia pimpin itu berhasil meraih 50 kursi di DPR.

"Target kita 50 kursi. Harus optimis," jawab Ketum PKBIB, Yenny Wahid, ditanya tentang kemampuan PKBIB mendudukkan kadernya di DPR sebagai hasil Pemilu 2014.

Kepada wartawan di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (7/9/2012), dia menyatakan optimismenya didasarkan pada antusiasme masyarakat menyambut kehadiran PKBIB. Jumlah anggota PKBIB di berbagai daerah bahkan telah jauh melampaui target minimal yang KPU tetapkan, seperti Aceh yang mencapai 20 ribu dari lima ribu yang disyaratkan.

Menurutnya, antusiasme itu berlangsung hingga hari-hari terakhir pendaftaran PKBIB ke KPU. Sedemikian tinggi antusiasme itu, sampai-sampai jadwal pendaftaran PKBIB ke KPU harus dimundurkan hingga siang hari ini sebab pendataan anggota baru masih berlangsung.

"Seharusnya kemarin mendaftar, tapi kami menghadapi tantangan akibat animo masyarakat yang berebutan menjadi pengurus. Ini tanda positif bahwa kami diterima masyarakat," ujar putri kedua Gus Dur yang punya nama lengkap Zannuba Arifah Chafsoh ini.

Yenny menjelaskan bahwa PKBIB adalah parpol hasil merger antara Partai Kemakmuran Bangsa Nusantara (PKBN) dengan Partai Perjuangan Indonesia Baru (Partai PIB). Berbeda dengan PKB yang didirikan Gus Dur, PKBIB benar-benar menerapkan ajaran Gus Dur sebagai garis perjuangan politiknya.

"Partai yang sebelumnya sudah nggak Gus Dur lagi," cetusnya.

Lantas siapa bakal capres yang akan PKBIB usung nanti?

"Yang pasti bukan saya, hahaha....," jawab Yenny sembari menambahkan bahwa Sri Mulyani, Hatta Rajasa, Prabowo, Jusuf Kalla dan Dahlan Iskan sebagai tokoh yang lebih layak menjadi capres.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(lh/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%