"Tiba-tiba ada tembakan, kita kan kaget. Kita keluar rumah sudah sudah ada Densus. Lalu saya teriak selamatkan kita dulu Pak, atau ibu hamil," kata Oma (64) kepada wartawan di Jalan Raya Kalimulya, Perumahan Anyelir 2, Depok, Jawa Barat tersebut, Rabu (5/9/2012). Oma menempati rumah yang hanya berselisih 3 rumah dari lokasi kejadian.
Firman menempati rumah tantenya, Emong, yang bersuamikan Nasuha. Di mata tetangganya, Nasuha orang yang baik meski jarang bergaul. Nasuha juga tidak ikut dalam arisan RT yang diselenggarakan warga kompleks setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun anak Nasuha juga selalu diawasi saat bermain di luar rumah oleh pengasuhnya. Tetangga tidak mengenal Firman.
"Tahunya sekadar seliweran. Soalnya baru bermalam, belum sampai 1x 24 jam. Saya sendiri nggak tahu karena belum lihat orangnya," tambah Septina.
Sebelumnya diberitakan, berkat pengembangan kasus terorisme di Solo, Jawa Tengah, seseorang yang diduga teroris kembali ditangkap di Depok pada pukul 05.30 WIB. Pria yang diduga teroris tersebut diketahui bernama Firman.
(asp/nrl)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini